About these ads

Contoh Proposal Usaha yang Baik dan Benar

NeedsIndex.comContoh Lampiran Proposal Usaha – Ternyata masih banyak yang mencari contoh laporan proposal usaha baik untuk menjalankan usaha atau meminta/meminjam dana pengembangan. Untuk pengembangan, tentu laporan keuangan proposal usaha menjadi pertimbangan pemodal dalam mengambil keputusan. Wirausahawan dituntut untuk bisa mengambarkan secara tertulis seperti apa bentuk usaha yang sedang dibangun atau dijalankannya. Untuk itu, wirausahawan setidaknya harus bisa membuat contoh proposal laporan keuangan atau contoh proposal produk.

Contoh bentuk proposal usaha bagi setiap wirausahawan tentu berbeda-beda. Tergantung produk atau jasa seperti apa usaha mereka. Bukan hanya sekedar copy-paste proposal usaha milik orang atau perusahaan lain. Di samping bentuk tertulis, biasanya wirausahawan juga akan ditanya seperti “jelaskan mengenai laporan keuangan pada proposal usaha”. Jadi, secara sederhana, proposal usaha merupakan dokumen dalam bentuk tulisan yang sudah dipersiapkan oleh badan atau perorangan untuk mengambarkan secara ringkas dan padat profil usaha mereka.

draf keuangan untuk proposal usaha

Elemen yang Ada dalam Contoh Proposal Usaha yang Baik

Contoh bentuk proposal usaha yang baik dan benar setidaknya memuat berbagai elemen. Draft proposal usaha yang nanti dibuat paling tidak memuat analisa SWOT; strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman). Apakah harus baku? Tidak juga. Yang penting profil usaha dapat tergambar dengan jelas dan mudah ditangkap para pembacanya.

Menurut WikiPedia, dalam suatu proposal usaha, setidaknya terdapat:

  1. Uraian bisnis atau usaha yang akan/sedang dijalankan
  2. Apa dan bagaimana produk/jasa yang ditawarkan?
  3. Di mana lokasinya?
  4. Bagaimana cakupan pangsa pasarnya?
  5. Tingkat persaingan?
  6. Seperti apa laporan keuangannya?
  7. Pola manajemen bisnis/usaha yang dijalankan?
  8. Apakah sumber daya manusia/personalianya produktif?
  9. Bagaimana proposal kreditnya?
  10. Lampiran.

1. URAIAN BISNIS/USAHA
Pada sesi ini, Anda harus mampu menjelaskan dengan sederhana dan singkat mengenai bisnis atau usaha yang akan atau berjalan. Apa latar belakang yang mendasari Anda memilih bisnis/usaha ini? Bagaimana prospek ke depannya? Apa keunggulan bidang bisnis yang Anda pilih? Apakah ada kendala? Jika iya, apa saja kendalanya? Bagaimana mengatasi kendala dan permasalahan yang mungkin ada, dan lain-lain.

2. URAIAN PRODUK
Pada bagian ini, jelaskan secara detail produk atau jasa yang ditawarkan bisnis atau usaha Anda. Mulai dari spesifikasi, ukuran, fungsi, kelebihan, jenis, bentuk dan lain-lain.

INGAT! Selalu pertimbangkan 5 hal berikut ini jika memilih suatu produk dalam usaha:
a. Apakah produknya banyak dicari?
b. Apakah ada kebutuhan konsumen yang belum diidentifikasi?
c. Bagaimana daya beli para konsumen?
d. Seperti apa tingkat persaingan dengan produk yang lebih dulu ada?
e. Apa kelebihan yang dimiliki Anda dan perusahan agar produk ini bisa berkembang dan menunjang angka produksi?

C. TEMPAT / LOKASI
Tempat usaha wajib dituliskan pada proposal usaha yang diajukan. Lokasi atau tempat ini merupakan hal terpenting lain selain promosi dan harga dalam bidang pemasaran.

INGAT! Ada dua hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih tempat atau lokasi usaha:
a. Hubungan ke belakang (Backward Linkage) adalah hubungan yang erat kaitannya dengan bagaimana kita mendapatkan bahan baku. Di sini akan terlihat seperti apa biaya produksi yang ada.
b. Hubungan ke depan (Forward Linkage) adalah hubungan yang terkait dengan tempat atau area hasil pemasaran. Biasanya selalu terikat dengan promblematika penjualan & distribusi produk hingga tiba di tangan konsumen

Perhatikan hal berikut ini saat Anda memilih lokasi tempat usaha:

  • Dekat atau mudah dijangkau sumber bahan pengolah atau bahan baku.
  • Transportasi menuju tempat lokasi mudah. Disarankan dekat dengan pasar.
  • Anggapan atau komentar masyarakat sekitar.

D. SEGMENTASI PASAR
Tetapkan target dan segmen konsumen. Seperti apa nanti strategi marketing-nya. Bagaimana kebijakan harga yang ditawarkan. Semua hal ini penting sebelum Anda terjun ke pasar sebenarnya.

Lima macam pasar yang umumnya bisa dijadikan target dari setiap jenis usaha, yakni pasar:
a. Monopoli
b. Persaingan sempurna
c. Oligopoly
d. Monopolistis
e. Monopsoni

E. TINGKAT PERSAINGAN
Dalam contoh draft proposal usaha, wirausahawan wajib menerangkan tingkat persaingan usahanya. Berada diposisi mana usaha kita jika dibandingkan dengan pesaing yang sudah ada sebelumnya. Posisi usaha bisa dikategorikan menjadi:
a. Market Leader atau Pemimpin pasar
b. Market Challanger atau Penantang pasar
c. Market Follower atau Pengikut pasar
d. Market Nicher atau Perelung pasar

F. PELAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan dalam proposal usaha lebih-lebih kepada para pelaku usaha yang baru memulai wajib memaparkan bagaimana rencana permodalan, estimasi pendapatan dan biaya yang dikeluarkan. Bagi yang usahanya sudah berjalan, tinggal melampirkan data laporan keuangan yang masih valid bisa per triwulan atau per semester atau pertahun. Laporan keuangan ini sama seperti saat kita belajar ilmu akuntansi dulu. Umumnya terdapat laporan laba-rugi, analissis Break Event Point (BEP; titik impas/balik modal), neraca perusahaan, serta asal modal. Laporan keuangan menjadi salah satu penentu apakah usaha ini berpotensi atau tidak.

G. MANAJEMAN BISNIS
Pada bagian ini, jelaskan seperti apa status kepemilikan, organisasi usaha, struktur modal, bentuk badan hukum yang menaungi usaha (perseorangan? CV? Firma? PT? atau yang lainnya?)

H. SUMBER DAYA MANUSIA (PERSONALIA)
Di sesi ini, jelaskan saja bagaimana struktur organisasi yang dimiliki, siapa saja yang menempati kedudukan hingga berapa banyak pegawai yang ada disertai data background pendidikan masing-masing pegawai.

I. KREDIT YANG DIAJUKAN (PROPOSAL KREDIT)
Berapa dana yang dibutuhkan untuk mengekspansi bisnis yang sudah ada sekarang? Jumlah dana yang diminta diperinci untuk apa saja dana tersebut.

J. LAMPIRAN-LAMPIRAN
Lampiran memuat hal pendukung. Biasanya dokumen resmi semacam SIUP, Akta Perusahaan, KTP Pemilik, Sertifikat dan lain-lain.

Contoh Proposal Usaha Terlengkap

Jika sudah memahami beberapa poin di atas, silakan anda download contoh proposal usaha yang lengkap dan benar.

Semoga informasi sederhana tentang contoh proposal yang efektif di atas bisa membantu Anda dalam menyiapkan laporan usaha dengan aspek hukum dan pasar keuangan yang kredibel; yang bermuara pada diturunkannya dana bantuan untuk usaha Anda. Bagikan jika tulisan ini bermanfaat untuk Anda 😉

About these ads
Contoh Proposal Usaha yang Baik dan Benar | Claudia Minda | 4.5
Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better