About these ads

Pasangan Gatot-Evy Susanti Bayar Miliaran Rupiah ke OC Kaligis


NeedsIndex.com – Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti membayar jasa pengacara senior Otto Cornelis Kaligis miliaran rupiah di luar “Biaya pengacara” untuk mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha (Administrasi ) bidang pengadilan.

“Ketika tanda tangan dibayar uang dari biaya diangsur selama lima tahun, sehingga tahun Rp600 juta dari bulan September 2013 sampai lima tahun dari 2018,” kata Evy Susanti sebagai saksi di pengadilan Korupsi (Tipikor) Jakarta , Kamis (2015/09/17).

Evy menjadi saksi kepada petugas yang juga Sekretaris Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Syamsir bidang Yusfan dituduh menerima uang dari 2.000 dolar AS.

Uang yang dibayarkan sebagai biaya sewa OC Kaligis untuk memberikan konsultasi kepada Billy selama 5 tahun, melampaui 30 ribu dolar AS didakwa OC Kaligis untuk Evy karena biaya pengajuan gugatan ke PTUN Medan terkait dua hal.

Pertama, penyelidikan surat perintah dari tuduhan Dana Korupsi Bantuan Sosial (Bansos), Bantuan Daerah Bawahan (BDB), Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan tunggakan Dana (DBH) dan Penyertaan Modal di sejumlah perusahaan dari Sumatera Utara dan surat panggilan kepada Kepala Pemerintah Provinsi Keuangan Sumatera Utara Ahmad Fuad Lubis dan Sekretaris Daerah Bertindak Sumatera Sabrina tentang kasus ini.

“Jika Rp600 juta biaya kita untuk menandatangani ‘Lawfirm’, Gatot diberi waktu 40 jam setiap bulan untuk konsultasi,” tambah Evy.

Adapun mengajukan gugatan ke PTUN Medan, menurut Evy, mengajukan sebagai daya tawar kepada Jaksa Agung.

“Pak Kaligis berbicara dengan saya untuk melakukan (gugatan ke PTUN Medan) untuk ‘tawar-menawar’ Jaksa Agung untuk kasus dugaan Mr Bill,” kata Evy.

Namun, mengajukan gugatan ke PTUN Medan menurut Evy tidak menandatangani kontrak apapun.

“Kami kontrak tidak lagi, tapi Mr Kaligis ditagih kepada saya ‘biaya pengacara, biaya perjalanan. Kami hanya dikenakan saja. Saya hanya diberitahu tentang hal itu harus dibayar, tapi Mr. Kaligis meminta Rp50 juta per perjalanan satu arah, misalnya untuk Medan 50 juta, bukan hanya pengadilan administratif, asalkan luar kota Rp50 juta, “kata Evy.

Ada sedikitnya sekitar 10 perjalanan di mana Evy dipegang oleh Kaligis biaya. Sementara itu, permintaan untuk 30 ribu dolar sebagai biaya mengurus Medan Pengadilan Tata gugatan.

“Saya dikenakan Pak Kaligis ketika saya tidak tahu sidang administrasi sudah berjalan. Atas permintaan Mr Kaligis yang meminta 30 ribu dolar pada waktu itu. Saya diminta pada 1 Juli, tetapi baru-baru Saya memberi hari berikutnya karena 1 bahwa saya tidak membawa uang. Aku bertanya untuk apa dana tersebut meskipun saya tahu Pak Kaligis ingin memberikan yang terbaik untuk kasus Mr. Bill, “kata Evy.

Hasil dari pembayaran adalah majelis hakim yang terdiri dari Tripeni Irianto Putro, Ginting Dermawan dan Amir Fauzi granted bagian dari gugatan. Gugatan yang diberikan adalah pembatalan surat panggilan untuk Ahmad Fuad Lubis dan Sabrina sedangkan gugatan tidak dikabulkan adalah pembentukan penyelidikan surat perintah (sprinlidik) Kejati Sumut.

Dalam hal ini, Syamsir dijerat pasal 12 c atau Pasal 11 UU No 31 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 KUHP 1 juncto Pasal 64 ayat 1 dari KUHP tentang hakim yang menerima hadiah atau janji, tetapi diketahui atau patut diduga bahwa hadiah atau Janji diberikan untuk mempengaruhi keputusan kasus yang diajukan kepadanya untuk diadili oleh ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun, ditambah denda paling sedikit Rp200 juta dan Rp1 miliar. (Antara)

About these ads
Pasangan Gatot-Evy Susanti Bayar Miliaran Rupiah ke OC Kaligis | Claudia Minda | 4.5
Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better