Jelajahi Malang Melalui Rasa: Wisata Kuliner Legendaris di Malang

Untuk mendapatkan liburan yang tidak terlupakan di sebuah kota tidak cukup dengan hanya mengunjungi tempat wisatanya saja. Cara lain untuk menjelajahinya adalah dengan mencicip ragam kuliner yang ada di sana.

Wisata Kuliner Legendaris di Malang
(sumber : itrip.id)

Malang, Jawa Timur, memang memiliki segudang tujuan wisata yang menarik bagi keluarga. Namun, tahukah kamu kalau malang juga memiliki tujuan wisata kuliner yang tidak kalah menggoda? Sebagian dari tempat kuliner tersebut bahkan sudah berdiri sejak puluhan tahun yang lalu. Yuk, intip satu per satu!

Depot Rawon Nguling, sejak 1942

Sebagai makanan khas Jawa Timur, rawon merupakan makanan unik yang memiliki kuah berwarna gelap. Depot Rawon Nguling yang berada di Jalan Zainul Arifin ini berdiri sejak tahun 1942. Keistimewaan dari rawon ini terletak di daging sapinya yang direbus hingga empuk serta rempahnya yang kuat terasa ketika dimakan.

Selain rawon, lauk tambahan yang bisa kamu pesan adalah tempe mendol, dan beragam pepes. Satu porsi rawon dijual dengan harga Rp40.000 per porsi. Depot Rawon Nguling buka dari pukul 07.00 hingga pukul 15.30.

Toko Oen, sejak 1930

Bagi banyak orang, Toko Oen adalah tempat wisata kuliner yang wajib dikunjungi ketika berada di Malang. Toko Oen terkenal dengan es krim dan bistik lidah buatannya. Selain kedua menu tersebut, kamu bisa juga memesan ragam kuliner perpaduan Indonesia dan Belanda seperti bitterballen, kaastengel, sandwich, dan berbagai sup.

Interior Toko Oen yang dipertahankan sejak pertama kali buka memberikan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Terletak di Jalan Basuki Rachmat, tempat wisata kuliner di Malang ini dekat dengan berbagai tujuan menarik lain seperti Gereja Kayu Tangan dan Kampoeng Kajoetangan.

Untuk kamu yang mau cari hotel murah di Malang, di sekitar Toko Oen terdapat Airy Alun Alun Malang Basuki Rachmat 1 dan Airy Alun Alun Malang Aries Munandar 41 yang bisa kamu pesan melalui aplikasi dan website.

Warung Sate Gebug, sejak 1920

Sudah bertahan selama lebih dari 100 tahun, Warung Sate Gebug masih menjadi tujuan utama para pemburu kuliner hingga saat ini. Kelebihan dari warung sate ini adalah daging sapi yang digunakan merupakan kualitas premium, tetapi dijual dengan harga yang cukup terjangkau yaitu sekitar Rp30.000 per porsi.

Warung Sate Gebug beralamat di Jalan Basuki Rachmat dan menyediakan menu lain seperti sup, rawon, dan tempe mendol. Semua masakan dibuat masih dengan cara tradisional, memberikan cita rasa tersendiri bagi yang mencicipi.

Rujak Cingur Bude Ruk, sejak 1960

Jangan tertipu dengan lokasinya yang terletak di sebuah gang di Jalan Soeroeji. Rujak Cingur Bude Ruk terkenal di kalangan wisatawan dengan menunya yang cukup unik. Rujak cingur sendiri berbahan dasar hidung sapi yang diberi bumbu khas.

Sebagai makanan asli Jawa Timur, banyak wisatawan datang ke sini untuk mencicipi keaslian rasa dari rujak cingur. Kamu bisa membeli seporsi rujak cingur hanya dengan Rp15.000 saja.

Ragam kuliner di Malang merupakan perpaduan dari masakan peninggalan Belanda, sentuhan cita rasa masakan Tiongkok, dan tentu saja disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Dengan sejarah yang cukup panjang, tempat wisata kuliner tersebut di atas sudah membuktikan kualitasnya.

Selama berada di Malang, terdapat puluhan penginapan murah di Malang yang bisa kamu pesan. Pilihlah Airy yang berlokasi di pusat kota seperti Airy Klojen Menari 35 Malang, Airy Sukun Tidar Sakti 16 Malang, Airy Syariah Sawojajar Danau Kerinci Raya C1, dan Airy Klojen Lamongan 12 Malang. Rencanakan saja dahulu perjalanan Anda selama wabah Corona belum reda di Indonesia ya. Lakukan perjalanan ketika semua sudah teratasi dengan baik. Stay Safe and Stay healthy.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *