Contoh Perubahan Wujud Zat

NeedsIndex.comPerubahan Wujud Zat – Proses perubahan wujud zat adalah perubahan tekanan atau suhu (termodinamika) dari wujud benda tertentu ke bentuk wujud zat yang lain. Misalnya dari padat ke cair, dari cair ke gas, dari gas ke padat, dari cair ke padat, dari padat ke gas, atau gas ke cair. Adapun wujud zat itu sendiri adalah kondisi berbeda yang diperoleh dari macam-macam tahapan materi yang berlainan. Jika kita melihat historinya, pembedaan wujud benda/zat ini berdasarkan pada perbedaan kualitatif dalam sifat dengan keadaan padatan zat yang berusaha untuk mempertahankan bentuk dan volume. Sebagai contoh dalam wujud cairan, zat akan mempertahankan volume namun dengan penyesuaian terhadap bentuk dari wadah tempat penampungannya. Berbeda dengan wujud zat gas yang bersifat mengembang untuk dapat menempati volume apa pun yang ada.

Perubahan yang terjadi pada wujud zat dapat terjadi karena adanya peristiwa menerima dan melepaskan panas (kalor). Wujud zat akan mengalami perubahan jika atom atau senyawa penyusun zat tersebut mencapai nilai titik rubahnya. Umumnya nilai titik rubah ini bersifat kuantitatif dengan satuan suhu pada angka-angka. Coba kita ambil contoh air; Air akan menjadi gas (menguap) jika mencapai titik didih 100 derajat celcius dan akan menjadi padat (membeku) jika turun di bawah 0 derajat celcius.

Di samping hal tersebut, wujud zat ini juga bisa diartikan dengan memakai konsep fase transisi. Sebuah fase transisi merupakan tanda bahwa perubahan struktur terjadi sehingga bisa dikenali dari perubahan yang secara signifikan jika dilihat dari berubahnya sifat wujud zat semula.

Wujud Zat Beserta Contohnya

Wujud benda atau zat dapat dikategorikan menjadi 3 jenis sebagai berikut:

  1. Benda / Zat Cair
    Misalnya: air, minyak goreng, bensin, solar, minyak tanah dan lain-lain.
    Sifat zat cair ini adalah:
    – Mengalir ke tempat yang lebih rendah.
    – Menekan ke segala arah.
    – Bentuk permukaan benda cair selalu datar dan tenang.
    – Bentuk tidak tetap karena berubah mengikuti bentuk wadah penampungnya.
    – dan bersifat kaliper/kapilaritas atau sifat yang mampu membuat benda cari bisa meresap melalui celah-celah kecil.
  2. Benda / Zat Gas
    Misalnya: Udara dan lain-lain
    Zat gas tidak dapat dilihat dengan kasat mata namun bisa dirasakan kehadirannya. Sifat zat gas ini adalah:
    – Bentuk selalu berubah menyesuaikan bentuk wadah atau ruangan di mana ia berada.
    – Benda gas menekan ke segala arah.
  3. Benda / Zat Padat
    Misalnya: Besi, es batu, tembaga, emas dan lain-lain.
    Sifat yang dimiliki oleh zat padat adalah:
    – Memiliki bentuk tetap.
    – Akan mencair jika dipanaskan pada temperatur tertentu tertentu.

Perubahan Wujud Benda / Zat

Dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) atau Fisika, bentuk wujud atau zat dapat berubah. Berikut ini contoh perubahan wujud zat:

diagram perubahan wujud zat padat cair gas
Contoh Perubahan Zat – sumber gambar: https://id.wikipedia.org/wiki/Perubahan_wujud_zat

A. Menguap
Menguap merupakan kejadian di mana zat cair berubah menjadi zat gas. Ada 4 cara yang bisa kita lakukan untuk mempercepat proses penguapan, yakni: Memanaskan, Meniup udara di atas permukaan, Memperluas permukaan,  dan mengurangi tekanan di atas permukaan zat cair. Prinsip proses penguapan ini bisa dijumpai pada proses menguapnya air laut. Contoh yang bisa dilihat setiap hari adalah ketika kita merebus air. Jika suhu sudah tercapai, maka akan muncul uap (seperti asap), bukan? Jika dibiarkan mendidih terlalu lama, air di dalamnya akan habis. Habis? Iya, air akan jadi gas sehingga tidak terlihat lagi airnya karena sudah menguap.

B. Membeku
Membeku merupakan peristiwa berubahnya zat cair menjadi zat padat dikarenakan penurunan suhu di bawah nol derajat celcius (pendinginan). Pernah melihat orang atau ibumu membuat Es Batu? Sebelum jadi es, ibu memasukkan air ke dalam plastik es kemudian mengikatnya dan meletakkannya di freezer (lemari beku) sehingga air tadi akan mengerasa dan menjadi padat (es). Atau yang daerahnya sering listrik padam kemudian menyalakan lilin, perhatikan cairan lilin yang terbakar, lama-lama akan mengeras (memadat).

C. Mencair
Mencair adalah peristiwa berubahnya benda / zat padat menjadi benda / zat cair oleh karena peningkatan suhu menjadi lebih panas. Misalnya dalam pembuatan es batu di atas, setelah beku dan menjadi padat, ambil es batu tersebut dan letakkan di tempat terbuka (dikeluarkan dari freezer). Lama kelamaan es batu tersebut akan mencair.

D. Mengkristal
Mengkristal adalah perubahan wujud / zat gas menjadi wujud / zat padat. Misalnya contoh perubahan wujud mengkristal adalah perubahan uap menjadi salju atau contoh mengkristal pada proses pembuatan kapur barus.

E. Mengembun
Mengembun adalah perubahan wujud benda zat gas menjadi air. Mengembun adalah proses kebalikan dari menguap. Misalnya minuman dingin seperti es jeruk. Jika diamati, dinding luar gelas es jeruk akan menjadi basah. Hal ini karena suhu gelas lebih rendah dari suhu di luar/sekeliling gelas. Uap air dalam udara yang bersentuhan dengan gelas akan mengembun. Contoh lain adalah embun di pagi hari. Meski malam hari tidak hujan, daun dan rumput bisa basah.

F. Menyublim

Menyublim adalah peristiwa perubahan wujud zat padat menjadi wujud zat gas. Contohnya proses menyublim adalah kamper (kapur barus) yang tersimpan di lemari pakaian lama-lama akan habis. Atau pengharum mobil yang baunya bisa habis.

Mudah-mudahan tulisan tentang pengertian perubahan wujud zat beserta contoh perubahan wujud zat bisa bermanfaat bagi Adik-adik yang sedang belajar perubahan zat.

Seorang penulis kreatif dan penyunting konten dengan fokus pada gaya hidup, kecantikan, dan perjalanan. Dengan tulisannya yang penuh inspirasi, dia berbagi wawasan dan tips yang menarik untuk membantu pembaca menemukan keindahan dalam kehidupan sehari-hari.
Lihat semua tulisan 📑. Follow/Ikuti NeedsIndex.com di Google.

error: